Mboto (Banjarsari) Ngajum, KilasMalang.com -- Warga Desa Banjarsari (Mboto), khususnya yang kerap melintasi kawasan Jurang Metro, kini bisa bernapas lega. Proyek perbaikan jalan di jalur strategis tersebut akhirnya rampung dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar untuk kelancaran aktivitas sehari-hari.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh salah satu warga Desa Banjarsari yang enggan disebut namanya. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas realisasi perbaikan jalan yang selama ini dinantikan. Menurutnya, kondisi jalan yang kini mulus sangat berdampak positif pada mobilitas warga.
"Selaku warga Desa Banjarsari, saya sangat berterima kasih dengan perbaikan Jalan Jurang Metro. Ini sangat bermanfaat dan memperlancar roda ekonomi warga," ujar warga tersebut saat diwawancarai pada Senin (25/5).
Mengingat jalur Jurang Metro berstatus sebagai jalan kabupaten, pengerjaan proyek ini berada di bawah wewenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui dinas terkait. Namun dalam pelaksanaannya, sinergi di lapangan berjalan baik berkat dukungan dari pihak pemerintah desa.
"Karena ini jalan kabupaten, pengerjaan proyek dilaksanakan oleh dinas terkait dan dibantu oleh perangkat desa," tambahnya.
Meski menyambut baik hasil akhir perbaikan, warga tidak menampik adanya keterlambatan penanganan yang cukup lama dari pemerintah daerah sebelum proyek ini akhirnya dieksekusi.
Ketika dikonfirmasi mengenai penyebab lambatnya respons perbaikan, warga ini menilai ada sumbatan komunikasi dan kurangnya intensitas turun ke lapangan dari pihak pengambil kebijakan. Selain itu, ia menyentil fenomena penanganan fasilitas publik yang kerap baru bergerak jika sudah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
"Jalan di Jurang Metro lambat ditangani mungkin karena Pemkab tidak pernah kunjungan sambang deso (kunjungan ke desa) dan tidak ada yang mem-viralkan," kritiknya.
Kendati sempat tertunda, warga mengaku puas dengan kualitas aspal yang dihamparkan. Pengerjaan proyek kali ini dinilai tidak asal-asalan dan diprediksi akan bertahan dalam jangka waktu yang lama karena menggunakan material dan armada standar tinggi.
"Saya kira perbaikan jalan ini cukup kuat karena aspal menggunakan hotmix dan alat berat yang sesuai," pungkas warga yang diwawancari wartawan dengan optimis.
Dengan selesainya perbaikan Jalan Jurang Metro, warga berharap urat nadi perekonomian antar-desa dapat kembali normal tanpa khawatir adanya hambatan jalur rusak yang berpotensi memicu kecelakaan.
Warga juga berharap program sambang deso lebih digalakkan agar Pemkab bisa menjaring aspirasi infrastruktur secara langsung tanpa harus menunggu fasilitas publik rusak parah atau viral terlebih dahulu.
Reporter : Kasro / Arif
Editor : Arizal
Editor : Arizal










Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ditunggu komentarnya..